Menerapkan Strategi Influencer Marketing untuk Produk

Menerapkan Strategi Influencer Marketing untuk Produk

Pada era serba modern dan digital saat ini, mungkin kalian akan memilih untuk mempromosikan suatu produk atau brand yang dimiliki.

Kini, hampir semua pemilik brand menggunakan Influencer marketing untuk mendapatkan engagement pada produk yang dijual, ataupun untuk sebuah bisnis digital yang baru saja dibangun.

Sebagaimana kita ketahui saat ini, peran sosial media saat ini pun sudah seperti wadah para influencer dalam membagikan foto, video, atau bahkan endorsement dari para pengiklan.

Mungkin anda berfikir, apa saja yang harus saya persiapkan dalam menerapkan strategi influencer marketing?

Riset Market

Sebelum memulai strategi influencer marketing, anda bisa terlebih dahulu melakukan riset market. Hal ini tentunya bukan hanya penting bagi sebuah produk atau brand yang ingin dipasarkan. melainkan lebih kepada mendapatkan audience yang tertarget.

Sama hal nya ketika menggunakan influencer marketing. Anda bisa terlebih dahulu melakukan riset pada akun influencer yang relevan dengan produk yang kalian pasarkan. Tujuannya apa? Tak lain adalah untuk menarik minat dari para followers influencer tersebut.

Riset Audiens dari Influencer

Sama hal nya dengan riset market, dalam menggunakan influencer marketing, sebagian dari pengiklan mungkin akan meminta demographic dari influencer tersebut.

Guna nya untuk apa? Dengan melihat demographic dari influencer, anda bisa mengetahui rata-rata usia, gender, dan lokasi dari para followers milik influencers.

Tentunya hal ini juga menyangkut dari relevansi produk yang dipromosikan oleh influencer. Tidak mungkin kan, anda mempromosikan sebuah game android kepada influencer yang memiliki rata-rata audiens adalah orang tua?

Jenis Campaign yang Ingin dijalankan

Terakhir, anda perlu memikirkan matang-matang, jenis campaign apa yang anda jalankan. Tentunya, anda bisa melakukan riset sederhana dari akun influencer tersebut.

Misal, sebuah akun influencer memiliki engagement yang tinggi dari instagram stories nya. Maka, mungkin anda bisa memilih mempromosikan sebuah produk lewat instagram stories. Begitupun sebaliknya.

Selain untuk mendapatkan engagement yang tinggi dari para audiens, hal ini juga berguna untuk mengontrol budget promosi dari influencer marketing yang anda terapkan.

Itu dia beberapa cara sederhana dalam membangun strategi influencer marketing. Setelah membaca artikel ini, apa anda tertarik untuk melakukan riset lebih dalam?

Click to comment