3 Cara Orangtua Kenali Minat Anak

Minat adalah hal-hal yang menjadi aktivitas pilihan atau kesukaannya anak-anak. Sementara bakat adalah potensi bawaan yang terberi sejak lahir.

3 Cara Orangtua Kenali Minat Anak

“Minat anak memang tidak bisa dipastikan muncul pada usia tertentu. Namun, orangtua perlu mulai mengobservasi kesukaan anak-anak sejak bayi karena usia 0—5 tahun merupakan periode Golden Ages,” kata psikolog yang juga menjadi presenter TV dan pemain sinetron ini.

Ada beberapa cara untuk mengenali minat anak.  Pertama, orangtua perlu melakukan observasi atau pengamatan terhadap hal-hal yang disukainya, kebiasaannya, perilakunya, hingga potensinya dalam keseharian.

“Hal-hal yang disukai anak bisa berupa benda, aktivitas, hobi, ataupun perilaku-perilaku tertentu. Misalnya si anak suka sekali dengan warna-warna, nah orangtua bisa mengeskplor kesukaan si anak ini,” kata Mellissa yang mengawali kariernya sebagai artis cilik ini.

Kedua, orangtua bisa melakukan stimulasi atau rangsangan sebanyak dan sevariatif mungkin agar minat anak bisa tergali. Bisa melalui permainan edukatif seperti lego, bermain di luar ruangan saat liburan, mengeksplor alam, mengikutkan les yang disukai anak, dan sebagainya.

Baca Juga : Kenali 3 Faktor yang Buat Anak Malas Belajar

Ketiga, yang paling penting adalah komunikasi dua arah antara orangtua dengan si anak. Dalam komunikasi yang positif pada anak, orangtua juga harus menggunakan bahasa yang akrab di telinga anak-anak, sesuai dengan usianya.

“Jadi, orangtua tidak hanya: ‘saya maunya begini’, tetapi anak juga ditanya: ‘kamu sukanya apa, maunya apa, apa yang menarik buat kamu’,” tambah Mellissa. Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua agar bisa mengenali minat anaknya.

Click to comment